You are here
Home > Tips & Info > Tempat Pinjam Uang yang Mudah dan Tanpa Bunga? Bank Syariah Tempatnya!

Tempat Pinjam Uang yang Mudah dan Tanpa Bunga? Bank Syariah Tempatnya!

tempat pinjam uang

Permasalahan pada kondisi keuangan sudah pasti pernah dirasakan oleh hampir semua orang. Masalah pada keuangan memang wajar terjadi, apalagi masalah tentang keuangan ini biasanya terjadi secara mendadak sehingga banyak orang yang kerapkali tanpa persiapan menghadapinya. Menunggu gaji turun tentu butuh waktu lama sedangkan jika meminjam kepada saudara atau teman, terkadang ada rasa tidak enak. Untuk itu, Anda bisa mengajukan pinjaman uang yang aman ke bank syariah yaitu tempat pinjam uang yang mudah dan tanpa bunga.

Beberapa Jenis Prinsip Akad Bank Syariah

Bank syariah di Indonesia saat ini sedang mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga kerap diandalkan sebagai tempat pinjam uang yang mudah. Terbukti dari jumlahnya yang kian bertambah dimana-mana. Hal ini lantaran banyak masyarakat yang tertarik akan bank syariah lantaran berlandaskan syariat Islam dan bebas bunga sehingga bisa lebih tenang di hidupnya. Untuk prinsip akad setiap jenis pinjaman sendiri berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan sang nasabah itu sendiri. Meski memang bebas dari bunga, namun bank syariah menerapkan prinsip untuk bagi hasil kepada peminjamnya sehingga bisa jadi keuntungan untuk bank. Berikut ini beberapa jenis prinsip akad pada perjanjian di bank syariah:

 

  1. Mudharabah

Akad mudharabah adalah yang paling banyak diterapkan pada perjanjian peminjaman di bank syariah. Perjanjian ini adalah kerja sama dari pihak pemilik dana yaitu bank syariah, pengelola dana yaitu nasabah. Keuntungan yang didapatkan bank syariah dalam hal ini akan didapat dari bunga, namun dari hasil keuntungan yang didapatkan oleh nasabah itu. Umumnya kesepakatan untuk keuntungan ini dibagi dalam presentase yang bisa disesuaikan misalnya 20% untuk pihak bank syariah dan 80% untuk nasabah. Untuk akad yang satu ini, kerugian akan ditanggung oleh pemilik dana jika memang pengelola dana sudah berusaha keras dan ada faktor yang mendukung, sedangkan jika kerugian akibat kesalahan pengelola dana, maka pengelola dana itu yang harus menanggung kerugian.

2. Musyarakah

Selanjutnya ada akad musyarakah dimana akad ini berbeda dengan akad sebelumnya. Untuk mengerti secara mudah akad musyarakah ini, maka bisa dimengerti dengan perjanjian kerjasama antara beberapa pihak bisa dua pihak atau lebih untuk membangun ataupun menjalankan usahanya dengan memberikan porsi dananya masing-masing. keuntungan nantinya akan dibagi setara atau bisa juga disesuaikan dengan semua pihak yang terkait di dalamnya. Untuk hal kerugian, maka semuanya akan menanggung bersama sesuai proporsi modal yang diberikan.

3. Murabahah

Akad yang banyak dipakai di bank syariah lainnya adalah dengan akad murabahah. Secara mudah, akad murabahah ini sama dengan ketika melakukan jual beli. Ketika Anda ingin memiliki suatu barang baik keperluan konsumtif atau produktif dan belum punya cukup dana, maka Anda bisa meminta bank syariah untuk membelikan barang tersebut untuk Anda. Selanjutnya bank syariah akan menetapkan harga baru yang sudah ditambah keuntungan. Di sini, diperbolehkan karena kepemilikan barang sudah berpindah dari penjual ke bank syariah lalu dijual kepada Anda yang dibayar dengan cara mencicil setelah harga sudah dinaikkan.

(Baca Juga: Cara Praktis Cari Pinjaman Uang Cepat dan Aman Melalui Online)

Faktanya, masih banyak akad yang ada di bank syariah, namun untuk peminjaman uang umumnya akad yang dipakai adalah ketiga jenis tersebut. Bank syariah memang tempat pinjam uang yang mudah. Selain syaratnya yang simpel, Anda juga bisa meminjam uang tanpa takut akan adanya riba. Untuk itu, segera lakukan transaksi di https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan atau ke bank syariah yang terdekat di kota Anda untuk semua keperluan keuangan.

Tinggalkan Balasan

Top